Makalah : Tasawuf Amali dan Tasawuf Falsafi, Pengertian Beserta Tokoh-Tokohnya

Table of Contents
Tasawuf, sebagai amalan keagamaan yang praktis, dimaksudkan untuk mencapai derajat taqwa yang tertinggi. Para sufi telah merumuskan ajaran tasawuf yang berakar dari ajaran islam. Jalan (Thariqoh) yang ditempuh berbeda-beda sesuai dengan garis ajaran guru, kultur, dan konteks social yang melingkupinya. Perbedaan itulah yang melatarbelakangi kehidupan para sufi melahirkan macam-macam aliran tasawuf dengan penekanan ajaran yang berbeda pula. 

Seperti Ibn ‘Arabi yang berpendapat bahwa manusia dan Tuhan pada hakikatnya adalah satu kesatuan wujud. Menurutnya setiap sesuatu yang ada memiliki dua aspek, yaitu aspek dalam dan luar. Aspek luar disebut makhluk dan aspek dalam disebut Tuhan.Aspek yang ada adalah Aspek dalam yaitu Tuhan dan aspek luar merupakan bayangan dari aspek dalam. Karena itu menurutnya perbedaan antara makhluk dan Tuhan hanyalah pada rupa dan ragam, sedangkan hakikatnya sama. 

Juga Al-Jilli yang berpandangan bahwa yang ada ini adalah tunggal, semua perbedaan hakikatnya hanyalah modus, aspek dan manifestasi fenomenal (lahiriyah) dari realitas tunggal tersebut.  Dan masih banyak lagi perbedaan yang tidak mungkin penulis jelaskan semuanya. 

Terlepas dari perbedaan itu, manusia sesungguhnya membutuhkan sentuhan-sentuhan spiritual untuk kesejukan dan kedamaian hati. Manusia memang rindu kepada Kekasihnya yang Tunggal.  Oleh karena itulah penulis memandang perlunya mempelajari aliran-aliran Tasawuf. dengan harapan dapat menemukan jalan yang terbaik untuk mengenal Tuhan dan memahami lebih jauh tentang aliran-aliran Tasawuf dalam islam. 

*****

Silakan dipelajari selengkapnya di makalah Tasawuf Amali dan Tasawuf Falsafi berikut. Semoga bisa menjadi referensi belajar maupun referensi tugas perkuliahan teman-teman.



Post a Comment