Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fungsi Keanggotaan Fuzzy: Kurva Linear, Kurva Segitiga dan Kurva Trapesium

Nilai keanggotaan, atau yang dikenal juga dengan sebutan derajat keanggotaan fuzzy didapatkan melalui pemetaan titik input data ke dalam suatu nilai yang berinterval antara 0 sampai 1. Pemetaan tersebut ditunjukkan oleh suatu kurva fungsi keanggotaan fuzzy.

Kurva fungsi keanggotaan fuzzy dapat direpresentasikan secara linear, segitiga, trapesium, bentuk bahu, kurva-S, bentuk lonceng, kurva BETA hingga kurva GAUSS. 

Sepengalaman saya, kurva keanggotaan fuzzy yang paling sering digunakan oleh mahasiswa adalah kurva linear, segitiga dan trapesium. Tentu ini subjektivitas saya saja. Mungkin anda memiliki pendapat yang berbeda. Dengan dasar itu, artikel ini membahas ketiga kurva yang sering digunakan itu sebagai bekal pengetahuan dasar fungsi keanggotaan fuzzy. 

Kurva Linear

Kita membahas kurva linear dulu. Dikatakan linear karena pemetaan input ke derajat keanggotaannya digambarkan sebagai suatu garis lurus. Entah liear naik atau linear turun.

Pada kurva linear naik, 

Fungsi keanggotaan


Pada kurva linear turun
Fungsi keanggotaan







 

 

Post a Comment for "Fungsi Keanggotaan Fuzzy: Kurva Linear, Kurva Segitiga dan Kurva Trapesium"